Haiyang Technology Co., Ltd. (603382), perusahaan terkemuka di sektor bahan polimer Nilon 6 di wilayah Taizhou, Provinsi Jiangsu, memasuki periode pertumbuhan pesat pada tahun 2026. Perusahaan saat ini berfokus pada peningkatan industri dan manufaktur cerdas, sambil secara aktif memperluas bisnisnya ke bidang bahan kelautan dan energi baru.
Didirikan pada tahun 1979, perusahaan ini berhasil tercatat di Papan Utama Bursa Efek Shanghai pada bulan Juni 2025. Pada tahun 2026, pendapatan operasional tahunan perusahaan diproyeksikan melebihi RMB 4,2 miliar, mencapai pertumbuhan laba sebesar 12,5%. Perusahaan saat ini memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 350.000 ton chip Nylon 6 (peringkat keempat secara nasional), 120.000 ton kain ban (peringkat tiga teratas secara nasional), dan 80.000 ton benang filamen industri. Produk-produknya diekspor ke 36 negara dan wilayah di seluruh dunia dan digunakan secara luas di sektor-sektor seperti manufaktur ban, rekayasa plastik, dan perikanan laut.
Pada kuartal pertama tahun 2026, Tahap I dari proyek "Output Tahunan 100.000 Ton Bahan Polimer Modifikasi" milik perusahaan—yang didanai oleh hasil IPO senilai total RMB 860 juta—secara resmi memulai produksi. Proyek ini terutama memproduksi bahan nilon berkinerja tinggi untuk digunakan pada kabel laut dan komponen kendaraan energi baru, dengan perkiraan nilai produksi tahunan mencapai RMB 1,5 miliar. Selain itu, bengkel pembuatan kain ban yang sepenuhnya otomatis milik perusahaan ini dianugerahi sertifikasi "Lokakarya Demonstrasi Manufaktur Cerdas Provinsi Jiangsu". Melalui integrasi kontrol digital dan teknologi inspeksi Kecerdasan Buatan (AI), bengkel ini telah meningkatkan efisiensi produksi sebesar 38%, sehingga mencapai tingkat hasil first-pass sebesar 99,6%.
Dalam hal penelitian dan pengembangan produk, perusahaan berhasil mengembangkan bahan nilon khusus untuk jaring ikan laut dalam yang menggabungkan kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap korosi (memperpanjang masa pakainya sebesar 2,3 kali lipat dibandingkan bahan tradisional); pihaknya telah mendapatkan pesanan produk ini dari 12 perusahaan perikanan laut luar negeri. Pada bulan Maret 2026, perusahaan menyelesaikan proses suksesi Ketua dan General Manager. Pada periode yang sama, dengan memanfaatkan tata letak bisnis strategisnya, perusahaan berhasil memasuki sektor tematik "Sumber Daya Minyak dan Gas" dan mencapai pengurangan konsumsi energi sebesar 22% melalui penerapan teknologi rendah karbon. Menatap tahun 2026, perusahaan berencana untuk memperluas jangkauannya ke pasar teknik lepas pantai, energi baru, dan material otomotif ringan, serta menetapkan target pertumbuhan bisnis ekspor sebesar 15% ke kawasan seperti Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Selatan. Memanfaatkan portofolionya yang terdiri dari 35 paten nasional dan perannya dalam merumuskan lima standar industri nasional, perusahaan ini semakin memantapkan posisinya sebagai pemimpin industri sebagai "Perusahaan Teknologi Tinggi Nasional".
